Rabu, 26 Maret 2014

Nikmat SLiMS Mana Lagi yang Kalian Dustakan?


Saya merasa sangat bahagia saat mendengar pemaparan dari Wakil Rektor 1 Universitas Andalas Bapak Dr. Ir. Febrin Anas Ismail, MT bahwa SLiMS ikut memberikan kontribusi terhadap pencapaian akreditasi A oleh Universitas Andalas. Dimana dengan menggunakan SLiMS yang merupakan software open source maka Otomasi perpustakaan di Univeristas Andalas dapat terwujud, hal tersebut merupakan hal sederhana yang memberikan dampak luar biasa. Pemaparan mengenai hal tersebut disampai oleh Wakil Rektor 1 Universitas Andalas dalam rangka pembukaan Pelatihan SLiMS untuk tingkat dasar bagi seluruh pengelola ruang baca di lingkungan Universitas Andalas(25/3). Dalam kesempatan yang sama beliau juga mengatakan kalau misalkan setiap pengelola ruang baca sudah bisa menggunakan SLiMS untuk pengelolaan ruang baca nantinya maka akreditasi B sudah ditangan masing-masing jurusan, "Kalau kita menjadi yang pertama maka yang laian akan mengikutinya akan tetapi kalau kita hanya menunggu maka kita akan menjadi pengikut dari yang lainnya. Ini benar-benar menakjubkan :)

Jumat, 14 Maret 2014

Bug Visitor Counter SLiMS

Daftar pengunjung harian yang nantinya bisa direkap kedalam daftar pengunjung mingguan, bulanan, dan tahunan memiliki fungsi yang cukup penting bagi sebuah perpustakaan. Alasannya di sebuah organisasi laporan tertulis akan lebih diterima dari pada laporan lisan saja. SLiMS atau Senanayan Library Management System sebagai sebuah aplikasi pengelolaan perpustakaan yang dilisensiskan dengan kode sumber terbuka telah menyertakan modul tersebut. Modul penghitung pengunjung telah terintegrasi dengan pangkalan data sehingga setiap pengunjung yang menginput data otomatis tercatat dalam pangkalan data. Pada SLiMS versi 5 dengan code name meranti modul penghitung pengunjung tidak ada masalah namun di perpustakaan tempat teman saya bekerja modul penghitung pengunjungnya tidak bekerja dengan baik semenjak mereka melakukan upgrade slims ke versi 7 dengan code name cendana usut punya usut ternyata memang ada masalah pada modul penghitung pengunjung SLiMS versi 7 akan tetapi pengembang sudah melakukan perbaikan. Dengan demikian teman-teman yang mengalami masalah yang sama bisa melakukan penambalan dengan cara mendownload file visitor.inc.php kemudian menggantikannya dengan yang lama.
Sebelum ditambal
Sesudah ditambal
 

Senin, 03 Maret 2014

Hampir Dapat Bonus

Rabu , 26 Februari 2014 saya pulang ke Padang dengan menumpangi maskapai Lion Air. Dalam perjalan pulang rasanya tidak ada yang aneh, akan tetapi dalam persiapan pulang tersebutlah saya menemukan beberapa hal-hal lucu. Untuk pulang pada tanggal 26 Februari 2014 tersebut saya telah memesan tiket satu minggu sebelumnya dan pembayaran dilakukan melalui ATM. Pada saat saya melakukan pembayaran lewat ATM dan transaksi sedang di proses tiba-tiba koneksi ATMnya timeout dan alhasil transaksi saya tidak jadi di proses. Dikarenakan pembayaran tiket memiliki jangka waktu maka saya mencoba untuk meminjam kartu ATM teman yang lain untuk melakukan pembayaran sebab saya takut tidak kebagian tiket pulang akan tetapi transaksi saya tetap tidak bisa diproses. Akhirnya saya menyerah, namun setelah sampai dirumah saya buka email ternyata tiketnya sudah masuk tapi saya heran yang terpotong untuk pembayaran tersebut uang siapa.
Awalnya saya berfikir kalau uang yang terpakai untuk pembayaran tersebut adalah uang teman saya dan saya telah janjikan untuk mentransfernya sesampai di padang. Beberapa hari berlalu dan tanggal kepulangan saya tiba. Setelah turun dari bus bandara saya langsung ke loket untuk chek-in namun petugasnya butuh waktu lama untuk memproses chek-in saya dan pada akhirnya saya diminta untuk menemui bagian tiket Lion Air di Bandar Udara Adisumarmo  tersebut. Sesampai dibagian tiket saya langsung memperlihatkan tiket dan petugas tersebut melakukan pengecekan terhadap tiket saya, sejenak kemudian ia berkata "Maaf mas, ini uang pembayarannya belum masuk!". Saya sedikit pusing takut kalau perjalanan saya batal, kemudian saya tanyakan apa yang harus saya lakukan dan petugas menyarankan untuk melakukan pembayaran ulang dengan harga yang sama. Kemudian saya segera ke ATM untuk mengambil uang dan melakukan pembayaran. Saya sebenarnya juga heran, seharusnya jika pembayaran belum sukses maka tiket belum akan dikirim ke email tapi saya mikirnya instan saja, kalau misalkan di tagih ya dibayar tapi kalau tidak berarti itu bonus.